Jumat, 03 Februari 2017

Underwater

Plum.....
dia mengaliri semaunya...
membasahi semua cela...
Sampai pada akhirnya dia bilang padaku..

"Waktu dan waktu..
Hanya itu yang akan menjawab...
Percuma kau tak akan bisa melihat Kau. Juga tak dapat merenung, jika semuanya masih tersisa dan membekas. Selesaikan dengan menikahi seorang wanita. Satu saja yang sederhana. Dan mulailah lagi membuka ruang untuk Engkau. Aku tak akan mengurusi hal hal sepele dan kanak dalam hubunganmu terdahulu. Semuanya harus seimbang. Antara mengubah sikap dan mempertahankan hubungan. Wanita tak bisa mengalah melulu. Pun juga tidak bisa terlalu angkuh dan merendahkanmu. Kau rayulah jika dia marah. Kau senyumlah jika dia merengut. Kau hapuslah air matanya jika dia menangis. Tapi jika dia tidak mau, anggaplah dia sedang marah dan butuh banyak perhatian. Tunggulah sebentar dan lihat lagi, sekuat apa dia berjalan sendiri tanpa bantuan seorang lelaki jelek sepertimu. 
Nah. Jika dia pergi tanpa sepatah katapun, maka artinya kau harus merelakan dan berdoa agar dia selalu bahagia dengan keputusannya...."

Ceeeeesss.... dia menghilang tanpa sempat ku membantah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar