Kamis, 23 Februari 2017

pola sempat

Pasabber odik.
kok benni kek ateh polan apesa so been.
Karnah makeh apesa adekremaah beih senyamanah perasaan tak bisa ecokocoh.

Kok kek ateh karnah aromasah tak eargeih sebagai reng lakek. Kadeng ben ngalak karebeh dibik mun karebbeh been mareh.

Kok engak cacanah been "tak parloh genteng atau raddin. Polan tak eangguyeh sa areh duareh"..

Enjek been patenang. Kok tak kerah rok ngerok apah se la e bangun bik been. Termasuk terro move one ban andik pacar anyar.

Kok benni oreng penting e odi'en been la. Kok nganggep been la dewasa makeh delem kanyataan gitak depak.

Ben seggut agigir parkarah nina kok tak masalah. Se masalah kok takok apah se ka peggel been selama ini sala rajeh. Ban gun kareh toduseh.

Kok paggun adu'a' se terbaik ka been. Mander nemmoah se cocok dan bahagia dunia akherat.

Yeh la ambu kok plenggen benyak noles.

Bintang

Sungguh kurang tepat penafsiranmu kasih.
Aku tidak sedang maju atau mundur.
Aku bahkan lari menjauh dari semua hal yang sifatnya sia sia.

Sungguh aku sedang berlari tapi aku tak akan meninggalkan kenyataan. Nyatanya aku kerja dan tak perpindah kemana mana. Kini bahkan lebih bisa menerima keegoisanmu memblokir semua akses untuk tidak menjalin silaturahmi.

Sungguh sangat aku sesali kau selalu mengagungkan cinta, tapi masih mendengki, berandai andai dan mencari pembenaraan atas kelakuanmu sendiri.

Sungguh sangat dan sangat aku sesalkan.
Ketika kamu kembali seperti dahulu.
Mengembik dan mengiba lagi karena sakit hati, berusaha tegar dan move on dengan mencari lelaki yang menurutmu lebih baik.

Sungguh kamu tak pernah belajar apa apa tentang cinta.

Tapi sebagai lelaki yang tak memiliki harta benda yang cukup untuk menghidupimu,
Sebagai lelaki yang selalu kau anggap gila,
Juga sebagai lelaki yang sering kamu bilang tuli,

Aku ucapkan, selamat menempuh hidup baru. Lepaskanlah sifat kanak kanakmu. Belajarlah melihat cinta dari sisi yang berbeda. Dan jangan pernah mendua. Karena seorang yang  mendua pasti lebih salah dari pada pancemburu.

Mangkat

Bismillahirrohmanirohim.


Mungkin sudah waktunya aku Kau jemput.
Mungkin aku tak akan meninggal sebagai orang penting dan memiliki peran penting didalam hidup siapapun.

aku berserah padaMu.
aku bahagia Engkau limpahi cinta
dari beberapa manusia yang membenci dan merindukanku.


Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Rabu, 15 Februari 2017

!

Engkau bajuku
Mengapa kau grogoti daging dan hatiku.
Engkau bajuku
Mengapa kau tampar aku. Kau pukuli aku dengan warna warna yang kau lekatkan pada seluruh kulit hitamku.

Engkau bajuku, tapi mengapa kau menjadi baju saat pertama kita bertemu, dulu.

####

Sungguh, aku tak ingin menjadikan kasih ini sebagai tumbal agar kau juga mencintaiku.
Sungguh, dalam doa, akan ku arungi bahtera ini sendirian. Dan biarlah Sang samudra menghanyutkan aku kemanapun Dia mau. Menghempaskan aku ke karang, atau menelantarkan aku ke pulau pulau baru.

Dan, sungguh, aku tak ingin kasihku ini engkau percayai. Wajah dan materiku engkau cintai dan impikan.

Sungguh, aku tak ingin kasih ini membakar dan mendorong sesuatu dalam jiwamu untuk mencintaiku juga.

Karena sesuatu yang bersifat materi hanya sementara. Mari nikmati. Karena sesuatu yang sudah pasti milik kita, tidak akan lari atau bersembunyi. Walaupun yang kita anggap hak milik, hanyalah sebuah pinjaman.

Sungguh aku mencintaimu.
Mungkin karena aku gampang mencintai semua manusia.

Jumat, 10 Februari 2017

Rabu, 08 Februari 2017

Sederhana

Aku pernah mengajarimu untuk befoya foya sepanjang hidupmu?
Makan malam dengan lobster atau pizza ala itali?

Gak bakal kenyang dan selesai!

Aku pernah mengajarimu untuk mencuci pakai mesin cuci dan biasakan kemana mana naik mesin?

Gak bakal! Dan tak akan pernah!

Kita bukan pemalas kasih..
juga mungkin karena aku yang terlalu miskin.
maaf..

Stress

Percuma walau kau ingin mencopot otakmu dan menukarkannya dengan otaknya..
Juga percuma kau mengganti hatimu dengan hatinya.
Dan berharap kau dan dia saling mengerti.
Silahkan kawanku ber stress ria.
Mungkin kekecewaan datang setelah pertunanganmu gagal dengannya.

Tapi bersyukurlah, apa jadinya jika nantinya dia tak mengakui kalau dia tak nyaman denganmu dan memilih hidup dalam kemunafikan denganmu? Bukankah akan lebih sakit.

Silahkan disyukuri. Silahkan kau hambur hamburkan uang sangu nikahmu buat beli motor atau membantu orang tuamu. 

Itu masih lebih baik. Dari pada salah pilih sampai kau benar benar dicampakkan diakhir hidupmu nanti. 


Paramasyiwa

Ingat baik baik
cinta bukan materi.
Lalu, kenapa kau setega itu menyetarakan cinta dan uang?

Sepanjang perjalanan ini, yang kutakutkan adalah perlawananmu. Dan juga perlawananku.

Ada baiknya kita terpisah jauh oleh diammu.
mungkin, agar kita sama sama menyerah dan tidak melawan.
Dan bersama menyerahkan jalan hidup kita kepada Sang Penguasa.

Aku sama sekali tidak khawatir menjomblo seumur hidup. Karena aku percaya, apa yang sudah ditetapkanNya untukku, tak akan pergi kemana mana.

Sederhana.. sederhanalah..
Dan mandirilah!

Sabtu, 04 Februari 2017

Mbah kakung,

Mbah.. maafkan saya..
karena saya terlalu mengagumimu..
sampai sampai saya ingin..
menjadi muridmu..
Ingin menjadi anakmu..

Maafkan saya mbah..
Karena saya terlalu congkak.. dan melupakan dawuh jenengan..

"Kita tidak hanya belajar berbicara untuk menjelaskan, tapi juga perlu belajar diam untuk mendengarkan"

Jumat, 03 Februari 2017

Underwater

Plum.....
dia mengaliri semaunya...
membasahi semua cela...
Sampai pada akhirnya dia bilang padaku..

"Waktu dan waktu..
Hanya itu yang akan menjawab...
Percuma kau tak akan bisa melihat Kau. Juga tak dapat merenung, jika semuanya masih tersisa dan membekas. Selesaikan dengan menikahi seorang wanita. Satu saja yang sederhana. Dan mulailah lagi membuka ruang untuk Engkau. Aku tak akan mengurusi hal hal sepele dan kanak dalam hubunganmu terdahulu. Semuanya harus seimbang. Antara mengubah sikap dan mempertahankan hubungan. Wanita tak bisa mengalah melulu. Pun juga tidak bisa terlalu angkuh dan merendahkanmu. Kau rayulah jika dia marah. Kau senyumlah jika dia merengut. Kau hapuslah air matanya jika dia menangis. Tapi jika dia tidak mau, anggaplah dia sedang marah dan butuh banyak perhatian. Tunggulah sebentar dan lihat lagi, sekuat apa dia berjalan sendiri tanpa bantuan seorang lelaki jelek sepertimu. 
Nah. Jika dia pergi tanpa sepatah katapun, maka artinya kau harus merelakan dan berdoa agar dia selalu bahagia dengan keputusannya...."

Ceeeeesss.... dia menghilang tanpa sempat ku membantah..

Kamis, 02 Februari 2017

Ini udah jam 3 pagi. Dan sebenarnya aku udah ga sanggup melek. Tapi alhamdulillah gerimis pagi begini jadi penyemangat buat nulis. Apalagi tentang cinta yang tak satu setanpun tau.. eaaa..

Jadi, ini untuk temanku saja.
ah, bersabarlah kawan.
terus bersabar.
Dan sekali lagi bersabar.

Jika tak mau memukul maka kamu bisa diam.
jika tak bisa memaki kau bisa menghindar dan pergi.
jika tak senang, maka hiburlah dirimu sendiri.

Bersabar adalah tetap bersabar.
bukan yang lain lain.
Juga tidak pake tapi tapi.

Sssst.. sebenarnya, aku juga tidak bisa sabar.
Tapi aku masih percaya, waktu akan menjawab perjuanganmu dalam bersabar.

Oiya, jangan lupa kawan.
Jangan pernah berharap seorang wanita yang pernah kau perjuangkan, kembali lagi dan meminta kasih sayang yang dulu.

Aku tau.
Aku pun mengerti, betapa sakitnya berharap.
Tapi apalah daya, kau akan semakin dewasa ketika kau merelakannya.

Doakan saja, bahwa keputusannya meninggalkanmu adalah keputusan yang terbaik bagi dirinya dan keluarganya.

Nikah sama orang kayak kita itu mustahil bahagia. Yang ada nanti kau akan dihina dan diinjak injak. Karena penghasilanmu kecil. Karena warna kulitmu tambah kusam karena kau lembur tiap hari dibawah terik matahari.

Akan tetapi jangan khawatir, memang begitulah takdir seorang lelaki, meskipun lelah bekerja seharian, tapi yang dia dapat hanyalah pengkhianatan.

Tapi jangan menyerah. Bahumu tercipta sebagai sandaran ketika kekasihmu menangis, sedang kau masih menyembunyikan tangismu sambil merayu menghentikan tangisnya.


Berkemah lagi (need revised when i found the words)

Semenjak kecil, aku suka membabat Semak semak yang rimbun dan tinggi, lalu aku lubangi sehingga berbentuk goa kecil. Dan aku lapisi bagian dalamnya dengan kerangka ranting berbentuk kubus. Dan diatas kerangka tadi aku tutupi dengan daun dan rating ranting agar sinag matahari tidak masuk di goa yang aku buat.

Kini, dalam dunia nyata, imajinasi itu dan perasaan menjadi seorang survival masih kuat terasa. Apalagi kalau sedang kebanjiran. Disini, surabaya,

Bersambung sek rek!

didiamnya

Di setiap ruang yang ada didunia.
tak ada hal yang tidak bergerak.
atau geraknya bisa kau sebut, berdoa.
Atau barangkali kau sebut geraknya adalah sebuah perubahan.

Apapun yang terjadi di ruang ruang itu,
setidak tidaknya harus mempunyai pendirian.
untuk setia menjunjung prinsip sendiri.
hidup baik baik.
mati baik baik.
Meskipun dalam anggapan sendiri.
paling tidak, kemerdekaan telah engkau gapai dengan caramu sendiri.

Berprasangkalah,
silahkan kau ajukan prasangkamu.
setidak tidaknya, prasangka baik masih lebih melegakan hati dari pada yang buruk buruk.

Atau, hal yang paling aman, adalah menutup diri sambil melalukan hal yang positif.
atau sambil merenung,
Hal positif apa saja yang belum engkau capai hari ini.

Rabu, 01 Februari 2017

Kalajingga

Aduh.. sudah hasrat ini melepuh.
lalu berdiam dibawah awan dan bersembunyi di balik semak semak dunia.

Kala mentari mulai berpindah dan tak lagi menepi, saat itu juga kedua matanya terjaga dan kembali mencicipi awal cerita tentang lakon surga dwiloka.

Sayang surga tak lagi semahsyur sedia kala. Karena semuanya dan satu persatu berebut juga mengebut kendaraannya agar diakui sebagai seorang ahli.

Sekarang, ada semacam genggap gempita dalam sukmaku. Juga ada duka di baliknya. Dunia ku. Duniaku.

Aku ingin bertemu denganmu dalam duniaku.
tapi kau tak ingin mampir atau sekedar memberi salam pada duniaku.

Oh sesepi inikah duniaku.
Baiklah aku akan meninggalkannya.
dan aku berdoa padaMu, dan atas izinMu. Biarkan dunia kita bertemu. Aku mohon padaMu. Sekali selama hidup.