Setelah kau beri hadiah padaku berupa jarak. Maka tak ada lagi yang ganjil. Aku akan terbiasa seperti ini. Memikirkan dan merasa dengan melupakanmu didalam setiap gerak kedut nadi, hembusan nafas atau bahkan kedip mataku. Apapun yang terjadi, aku hanya bisa berterima kasih atas apa yang kau berikan padaku. Sama. Ya terima kasih ini sama ketika kamu membangun pintu dan membentangkan jalan setapak menuju hatimu, Kasih. Maaf. Maksudku kasihan diriku. Aku tak akan bilang kamu kekasihku lagi. Karena kamu telah bebas bersama pangeran berkuda putihmu disana.
It is hard to say. But i have to learn to let you go, as you wish.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar