Aku sama seperti yang lain,
Orang yang tergila-gila akan kesempurnaan.
Sampai aku memimpikanmu dan berteriak padaku.
Membangunkan dan menyadarkanku.
Bahwa kesempurnaan hanya sebuah kehampaan tanpa orang yang kita sayangi.
Aku mencintaimu sangat sederhana.
Kamu lihat kan gambar diatas?
Ya, aku tak begitu berharap ada kursi disitu.
Kecuali kamu disebelahku.
Membisikkan beberapa suara yang dititipkan Tuhan padamu.
Aku sudah tak mengerti bagaimana cara meng-ada-kan diriku.
Aku sudah bosan dengan dunia ini, jika tak ada senyuman dan tawamu.
Dan jangan tanyakan padaku betapa bersalahnya diriku jika tak mencintaimu.
Aku bisa berbahasa Indonesia, Jawa, Madura, Inggris juga.
Tapi ketika berbicara denganmu,
Tak ada bahasa yang cukup untuk menjelaskan apa yang sedang dirasakan.
Aku gugup.
Aku juga mengerti, aku sudah keluar dari keadaan yang dianggap wajar.
Aku mungkin sudah tidak waras.
Tapi aku menyukai ketidakwarasan ini.
Tersenyum sendiri dalam kesepian.
Menata taman penuh warna warnimu disetiap sisi.
Mengecilkan samudra dan ku tempelkan pada langit-langit.
Dan kini kau tersenyum padaku.
Dan berteriak "Boooodoooooooo".
Dan beginilah bahagia.
Jika suatu saat kau disini.
Maafkan aku jika aku menganggapmu Surga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar